Cerita Seks Perkosa Boss Amoy Montok Part3

Cerita Seks Perkosa Boss Amoy Montok Part3

Tournament Pencuri Jackpot Wajib4D

Cerita Seks Perkosa Boss Amoy Montok Part3 – Beberapa menit selanjutnya penis Rico membenam bibir vagina itu.. “sshhh.. oohhh” Rico mendesah sekalian memandang penisnya menerobos kemaluan bu Meliana, bertepatan desah suara tinggi suara bu Meliana seperti ketahan.. “aagh!”… Pencuri Jackpot

Tangkai penis Rico menjebol vaginanya masuk utuh di dalam. Ke-2 tangan Rico menggenggam ke-2 paha montok bu Meliana seperti menggendong 2 buah sak semen selain pinggangnya yang gemuk. Rico memacu dengan garang, goyangannya kasar dan cepat.. membuat meja berubah memunculkan suara berderit-derit. Bu Meliana pasrah, kemaluannya harus terima gempuran kembali dari penis yang lain.

Aldo ambil camera ponsel nya di atas almari dan ambil bangku, lalu duduk selain pintu ruang, kakinya bersilang sekalian merekam pemerkosaan itu sembunyi-sembunyi.

Beny yang belum mendapatkan gantian meniduri bu Meliana jadi gusar karena gairah menggebu. Wajahnya merah karena mabok, lalu buka masker mulutnya dan mencium bibir bu Meliana dengan paksakan. Tangannya mencengkeram ke-2 pipi bos nya itu agar bibir manisnya berciuman dengan mulutnya yang bau alkohol. Bu Meliana meronta, gesturnya seperti menghirup bau pesing. Lidah Beny menerobos bibir elok itu dan menjilat-jilat gigi, lidah dan rongga mulut bos nya. Air liurnya membasahi mulut bu Meliana. Tangan bu Meliana meredam dada Beny agar menjauhinya.. tetapi Beny terus usaha mencumbu, terkadang tangannya meremas payudara kenyal itu. Bu Meliana berasa tidak nyaman dan badannya terus bergetar oleh badan Rico yang memacu tiada henti.

Beny yang tidak sabar, turunkan celana jeans dan celana dalamnya bertepatan. Di turunkan cuma sampai lutut, sekalian lakukan masturbasi. Selanjutnya memaksakan tangan kiri bu Meliana untuk menggenggam penisnya yang masih tetap ada kuncup belum disunat. Penisnya lebih panjang dari Rico tetapi kurus berdiameter sekitaran 4 cm. Berlainan berdiameter penis Rico yang capai 6 cm.

Cerita Seks Perkosa Boss Amoy Montok Part3

Mendadak pintu ruang dibuka di luar, ada pak Sawan bawa pak Beben dan Jodi yang telah mabok berat. Mata pak Beben melotot menyaksikan badan telanjang bu Meliana yang dipacu terbujur di atas meja. Penisnya langsung tegang. Dan Jodi cuma terbengong polos menyaksikan panorama itu. Jodi yang cukup idiot tidak stop menyaksikan bu Meliana yang telanjang dan menyaksikan Rico menidurinya. Ia terpikir episode video porno dari ponsel Rico.

Rico berkeringat, badannya yang hitam legam basah dan mengkilat seperti babi… Bu Meliana mulai menangis sekalian tutup mulut dengan tangannya. Tubuhnya terus terbuncang pacuan Rico. Tangan Rico raih ke-2 buah dada bu Meliana dan meremasnya dengan gaungs. Suara kecipakan terus mengeluarkan bunyi dari vagina dan penis yang beradu.. “sudaa aah.. hu.. huhu.. ” tangis bu Meliana merengek-rengek. Bu Meliana benar-benar ketekan dan tidak yakin peristiwa ini menerpa dianya. Rico menyengir sekalian menyaksikan sinis.. “saat ini gembeng lu ya… bu.. hughh ughh” ledek Rico sekalian kadang-kadang penisnya disikatkan dengan kuat. Pak Sawan menyender di pintu dengan teler berat. Dan pak Beny dan Jodi masih kagum menyaksikan pemerkosaan itu.

Sepuluh menit Rico memacu lantas mulai meracau.. “aghh.. memek.. memekkkk!”. Kedutan dalam vagina membuat Rico makin percepat pacuan dengan kuat sampai bu Meliana menjerit kesakitan.. “auhh.. akh!”.. badannya terbuncang-guncang secara cepat. Lantas pacuan Rico stop dan melenguh panjang, “ahhhhh… ssshhhh.. ahh!” Saat itu juga air mani Rico menyemburkan dalam lubang vagina yang hangat dan basah itu. Semprotannya keliatannya terlihat banyak, karena bokong Rico kelihatan bekedut lumayan lama sampai sepuluh detik.

Selanjutnya penisnya dilepaskan keluar mulut vagina itu.. dituruti cairan putih kental keluar mengucur dari bibir vagina bos nya. Anak-anak lain bersorak dan ketawa. Belum usai bu Meliana melepaskan capek.. Beny selekasnya menarik pinggang bu Meliana dari samping..

Tournament Pencuri Jackpot Wajib4D

Menarik badan wanita montok itu ke tepi meja dan mengubah badan sintal itu.. sampai bu bu Meliana telungkup di atas meja tetapi sisi bokongnya di tepi meja, ke-2 kaki cantiknya jatuh sentuh lantai, berdiri lemas. Payudaranya kelihatan dari samping terjepit dengan meja dan badannya yang mulus..

Status yang diinginkan Beny ialah dogy model.. Beny tidak sabar masukkan penisnya ke vagina bos nya yang gendut dengan bulu-halus yang sangat basah. Awalnya Beny mengelap selangkangan bu Meliana dengan pakaian bajunya.. lalu bajunya digulung keatas supaya tidak merintangi penisnya. Kemudian ke-2 tangan Beny menggenggam pinggang ramping bos nya sekalian membuka rok mininya yang melingkar di pinggangnya.. dan mulai kepala penis Beny di celup. Ke-2 tangan bu Meliana berpegangan ke dua pojok meja sekalian menangis dan pasrah.. karena ia mengetahui apa saja yang diucap tidak digubris oleh pria-pria yang telah terkuasai gairah. Beny berbisik perlahan.. “maaf bu Mel.. saya ingin sekali sama kamu” disertai penisnya yang tembus di dalam vagina. Muka Beny merah padam mabok sekalian menyengir.

Bu Meliana cuma mendesah sekalian menangis.. “auhh.. huu.. hu hu.” Bokongnya yang putih besar dan kenyal dicengkeram Beny dengan gaungs sekalian digoncangkan. Sekarang muka bu Meliana menghadap arah pintu ruang di mana pak Beben, pak Sawan dan Jodi berdiri menatapnya. Hatinya demikian pilu memikirkan semua pegawainya ini akan meniduri dianya berganti-gantian.

Muka elok berkeringat bergerak mundur-maju karena sikatkan penis Beny ada di belakangnya. Badan putih mulusnya yang telungkup di atas meja menunjukkan garis wujud badannya yang sintal dari belakang, pinggangnya kecil, pinggulnya melebar, dengan bokong yang besar dan montok, Beny benar-benar nikmati panorama itu, cuma tersisah rok mini yang melilit di pinggang imut itu. Lantas Beny menarik rok itu dengan kasar, gairahnya tidak termonitor, menyobek rok itu dan melemparkan ke samping meja.

Cerita Seks Perkosa Boss Amoy Montok Part3
Cerita Seks Perkosa Boss Amoy Montok Part3

Kunjungi Juga : Pemburu Hadiah & Hasrat Bispak

Rico yang telah senang, duduk di bangku punya bu Meliana. Dan Aldo dari samping cuma duduk tenang dengan muka merah melihat pembantaian ini. Mukanya menyeringai menyaksikan tindakan beberapa temannya.

Pak Beben cukup sangsi sekalian maju buka celananya, kelihatan celana dalamnya yang dekil sedikit ada sobek-sobek.. menunjukkan benjolan penisnya yang tidak kalah besar dari punya Rico. Jalannya sedikit terhuyung.. merapat muka bu Meliana yang sejajar dengan tinggi status penisnya. Lantas pak Beben keluarkan tangkai penisnya yang berurat warna coklat kehitaman dengan urat yang banyak.. panjangnya 15 cm berdiameter 6 cm. Di sekitarnya banyak bulu-bulu lebat kasar.

Bu Meliana menyaksikan penis itu dari jarak dekat telah ketakutan dan cemas tetapi tidak paham harus melakukan perbuatan apa. Ia memikirkan penis yang semakin besar dari punya suaminya itu akan masuk ke vaginanya. Hatinya makin tergesek karena dianya sekarang jadi pemuas gairah beberapa bawahannya.. bahkan juga kelas terikuth yang tidak berpendidikan. Pak Beben memberikan penis ke bibir imut bu Meliana agar di oral.. bu Meliana pejamkan mata dan rapatkan bibirnya.

Tetapi pak Beben menjepit hidungnya yang putih mancung hingga bu Meliana susah bernafas dan mau tak mau buka mulutnya..langsung penis gemukndan kekar itu menerobos masuk.. sampai bu Meliana terselak, semua batangnya disikatkan di dalam rongga mulut. Ditambahkan sikatkan Beny dari belakang hingga membuat penis pak Beben tembus semakin dalam ke tenggorokan bu Meliana. Saat itu juga bos elok itu terbatuk gelagapan, matanya merah ber air..

Beny yang memacu dengan status berdiri itu mulai kecapekan.. selanjutnya ia merebahkan badannya kepunggung bu Meliana dengan status masih doggy model. Sikatkannya bergerak perlahan, sekalian atur napas.. mukanya dioleskan ke bahu putih mulus itu.. Beny melepas ikatan rambut bu Meliana hingga rambut itu terurai membuat muka bu Meliana terlihat sensual dengan keringatnya.

Cerita Seks Perkosa Boss Amoy Montok Part3

Dengan status yang terserang depan belakang.. bu Meliana benar-benar teraniaya sampai penglihatannya kabur dan napasnya sesak.. pak Beben terus asyik menyikatkan penis ke dalam mulut wanita itu tanpa peduli kondisinya. Dan selang beberapa saat bu Meliana tidak sadarkan diri dengan status itu. Bukanlah justru kasihan.. malah pak Beben justru menjambak rambut bu Meliana supaya kepalanya masih tetap tegak dan terus menyikatkan penisnya.

Tidaklah sampai sepuluh menit.. Beny mulai orgasme, selanjutnya dengan ke-2 tangan meredam permukaan meja, ia menghidupkan badannya yang menindih punggung bu Meliana, keringat didadanya yang kerempeng itu menetes jatuh di punggung bu Meliana. Penisnya terus memompa vagina, suaranya berkecipakan. Beny membungkukkan kepala menyaksikan penis yang terbenam tertutup bokong putih besar. Bokong bu Meliana itu ibarat bantal yang empuk.. saat sikatan berjalan, bokong montok itu ketekan kenyal sekali oleh dorongan sisi perut bawah, pangkal penis Beny. Dan selang beberapa saat Beny termenung di tempatnya melihat terus bokong putih mulus itu.. ia rasakan air mani nya menyemprotkan deras dalam lubang vagina bos nya yang elok.

Sesudah habis menyemprot air mani nya. Beny mengambil penisnya dan duduk di lantai kecapekan, napasnya tersenggal. Rasanya sangat nikmat.

Pak Beben mengambil penisnya, selanjutnya mengubah badan bu Meliana yang tidak sadarkan diri itu dan mencium-cium buas payudara bos nya.

Ruang yang amburadul selekasnya dibereskan. Mereka bersih-bersih mematikan lampu ruang dan tinggalkan ruang itu….

Bu Meliana tersadarkan kembali.. penglihatannya remang-remang kabur menyaksikan sinar lampu kuning… situasi sesak dan panas. Perlahan-lahan penglihatannya makin terang.. ia menyaksikan figur pria besar dan kekar..

Ya.. pria itu tidak lain ialah pak Beben. Figurnya tinggi besar dan kekar. Pak Beben ialah sisi instalasi kelistrikan. Umurnya 55 tahun. Warna kulitnya cokelat gelap kehitaman. Hidungnya besar dan pesek. Kepalanya botak cuma tersisa rambut dari sisi kepalanya.

Tournament Pencuri Jackpot Wajib4D

Bu Meliana rasakan badannya masih bergetar.. semakin lama kesadarannya sembuh. Ia menyaksikan dianya sedang telentang di kasur yang berada di lantai ubin. ditiduri pak Beben. Saat itu bu Meliana merengek-rengek coba menangis meskipun air matanya kering tidak ada yang keluar. Cuma lirih sekalian memandang pak Beben, “stop… hu.. hu.. stoop. Pleasee… uhuu hhu.” Mintanya memelas.

Sekarang bu Meliana sadar dianya ada di gudang lantai satu. Disekitar ruang itu ada Aldo, Beny, Rico, pak Sawan dan Jodi. Mereka duduk lesehan di lantai melingkari pak Beben dan bu Meliana yang bersenggama.

Mendadak bu Meliana rasakan cairan panas menyemburkan dalam lubang vaginanya. Menyemburkan deras pada dinding kandungan. Muka pak Beben waktu itu merem terbuka dengan melongo kepuasan sekalian mendesah panjang.. “Oohh..! Sshhh..”. Lantas merebahkan dianya ke badan bu Meliana. Badannya yang berat dan berkeringat berbau apek sekali. Bu Meliana sampai mual dan sesak napas terhimpit pak Beben yang gede. Penisnya masih berasa menancap dalam vagina berdenyut perlahan. Pencuri Jackpot

Bu Meliana usaha menggerakkan badan tambun pak Beben semaksimal mungkin. Pak Beben cuma diam saja, menyengaja bermalas-malasan menerpa badan bos nya. Selanjutnya usaha mencium bibir imut elok itu. Bu Meliana berasa jijik mengalihkan muka. Hingga kemudian pak Beben berserah, mengambil penisnya dan berdiri mengambil langkah mundur, bertumpu dinding dan jongkok atur napas, kecapekan.

Dianya berasa telah nista jadi pelacur beberapa supir, tukang, dan pengantar. Bu Meliana membenci dianya. Ia membenci libidonya yang terbangkitkan oleh pemerkosaan atas dianya. Ia berasa jijik dan tidak bernilai kembali. Penglihatannya sayu seolah kehilangan semangat, keinginan dan masa datang perusahaannya.

Aldo dan Rico selanjutnya menggerakkan badan Jodi.. anak idiot yang bekerja sebagai Office Boy di kantor itu. Pak Sawan menggerakkan memerintah Jodi lakukan gilirannya.

Cerita Seks Perkosa Boss Amoy Montok Part3

Bu Meliana sampai bersedih memikirkan dianya harus disetubuhi kembali, bahkan juga oleh Jodi, OB nya yang idiot itu. Terpikir ibu kandungan Jodi yang bekerja sebagai pembantu di dalam rumah mewahnya. Hatinya canggung menyaksikan dianya yang telanjang dipelototi oleh Jodi, anak pembantunya.

Jodi cuma garuk-garuk kepala menyaksikan bu Meliana.. selanjutnya melihat ke belakang menyaksikan Aldo dan yang lain. Ia tersipu malu.. cengar-cengir.

“Jodii.. tidak boleh.. kamu anak baik Jodi..” bu Meliana usaha menyadarkan Jodi yang telah jongkok di hadapannya. Jodi membungkuk menyaksikan vagina, ia bingung dan kagum sejauh ini cuma menonton video porno.. sekarang di muka matanya terpajang tepat sama yang di lihatnya di video, benda yang bawa kepuasan. Tangannya menunjuk perlahan coba sentuh bibir vagina yang basah itu. Jodi cengar cengir melihat kembali ke belakang menyaksikan beberapa temannya. Lantas melihat ke bu Meliana sekalian tersenyum malu.

“Jodi.. tolong.. tidak boleh jahat sama ibu” rayu bu Meliana yang ketakutan akan di nodai oleh orang idiot.

Jodi dapat disebut mempunyai fisik yang cukup aneh, lain dari manusia normal. Wujud tulang punggungnya tidak lempeng,dan ada benjolan daging besar yang bengkok di punggungnya. Tingginya 150 cm, kulitnya putih seperti albino, dan kurus sekali, matanya besar seperti orang melotot, rambutnya warna kuning dan tumbuh sedikit, seperti sapu ijuk. Wujud gigi tidak teratur. Umurnya 21 tahun. Tetapi bagaimana juga sebetulnya Jodi anak yang polos. Tidak ketahui yang mana jelek dan yang mana baik. Pertemananlah yang membuat sikap Jodi.

Bu Meliana berasa jijik sekali saat Jodi telanjang cuma memakai celana pendek. Badannya terlihat aneh untuknya. Hingga bu Meliana usaha menghindari sampai minim ke dinding. Aldo dan teman-teman yang lain mulai bising. Lantas mulai mereka menggenggam kaki dan tangan bu Meliana supaya tidak berdaya.

BERSAMBUNG…

Leave A Comment

Your email address will not be published.

en_USEnglish