Cerita Seks Perkosa Boss Amoy Montok Part4

Cerita Seks Perkosa Boss Amoy Montok Part4

Tournament Pencuri Jackpot Wajib4D

Cerita Seks Perkosa Boss Amoy Montok Part4 – Pak Beben dan Beny menggenggam ke-2 tangan bu Meliana, pak Sawan dan Rico menggenggam ke-2 kakinya, Pencuri Jackpot dan Aldo merekam kejadian ini dengan camera ponsel. Bu Meliana menjerit sejadinya.. tetapi status kantor ruko ini berada pada bagian block terdalam dan ujung.. apa lagi situasi wilayah itu sangat sepi. Waktu telah memperlihatkan jam satu subuh. Semua bersorak ke Jodi.., memberikan semangat supaya Jodi lakukan senggama dengan bos nya.

Bu Meliana dengan muka ketakutan dan terus meronta. Ingin menangis tetapi tidak ada air mata yang keluar.. “Jo… Jodi… please.. tidak boleh kerjakan ini sama ibu..! Teriaknya. Karena terus menjerit, pak Beben mengikat mulut bu Meliana dengan lap sisa di rack besi. Bu Meliana terus usaha meronta.. payudaranya, pahanya bergoyang kenyal. Jodi cuma cengar cengir menyaksikan bu Meliana.. lalu Jodi turunkan celananya yang disambuh bising anak-anak.. “assoy…. Jodii… Jodii… ayoo!”.

Mereka kaget menyaksikan kemaluan Jodi.. ukuran kurang normal, dengan panjang 18 cm dan diameter sekitaran 7 cm. Berwarna seperti albino bercorak atau seperti kulit babi. Penis Jodi tegang dan berminyak.

Bu Meliana menyaksikan sampai gemetar. Jodi tidak sadar apa yang dilakukan.. semua temannya memprovokasi jika lakukan senggama dengan wanita dewasa bisa menjadi luar biasa, pandai, dan sebagainya. Semua memengaruhi jalan pemikiran Jodi yang 1/2 mabok itu.

Saat itu juga Jodi tempelkan penisnya di bibir vagina bu Meliana.. dan Jodi teteskan liur sekalian berteriak.. “hoohh! Hoohhh!..” mukanya seperti anak kecil yang hendak coba mainan baru yang didambakan. Sebentar kepala penis Jodi yang bundar mengkilat mulai menerobos lubang vagina.. bu Meliana makin meronta semaksimal mungkin. Tetapi apa daya.. anak-anak menggenggam dengan kuat.. cuma begoyang ke sana kesini yang justru membuat Jodi makin gairah menyaksikan buah dada putih mulus yang kenyal itu.

Cerita Seks Perkosa Boss Amoy Montok Part4

Bu Meliana menjerit sekuat-kuatnya dengan mulut terlilit kain lap sisa. “Hmmffff!!!!” Dengan muka ketakutan dan sakit. Sejurus selanjutnya semua tangkai penis Jodi dilelepkan semuanya.. “hhmmmff!!!” Jerit bu Meliana yang meredam sakit.. matanya melotot, tubuhnya kejang..

Jodi rasakan kepuasan yang belum pernah ia rasakan sepanjang umurnya di umur yang saat ini. Jodi memacu sekalian matanya memutar keatas, cuma kelihatan putih bola matanya… air liurnya keluar menetes di perut bu Meliana. “Aargghh… arrghhhhh.!” Desah Jodi rasakan nikmat persetubuhan. Lantas Jodi menjilat dan mengulum payudara bu Meliana. Pergerakan senggama Jodi cukup kaku dan aneh, tetapi Jodi benar-benar menikmatinya. Sementara anak-anak lainnya masih memegang kaki dan tangan bu Meliana sekalian soraki Jodi..

Ini kali air mata bu Meliana dapat keluar kembali.. ia meredam sakit di kemaluan, dinding rahimnya terasanya mentok dan akan tertembus oleh penis Jodi. Tangan Jodi meremas-remas payudara yang besar dan kenyal itu dengan gaungs. Lantas menciumi dada, leher, ketiak bu Meliana.

Suara tangisan ketahan ikatan kain lap itu kedengar pilu.. Beny sempat berasa kasihan pada bos nya yang elok itu. Anak-anak lainnya malah semangat..

“Ayoo Jodi… genjoot terosss!” Teriak Rico.

Pak Sawan terkekeh sekalian berbisik.. “yang kencang Jod… memek amoy nih.. barang sangat jarang”

Bu Meliana yang berasa teraniaya, perlahan-lahan mulai rasakan satu yang aneh.. sebetulnya benar-benar tabu di otaknya. Yakni jadi terangsang.

Libidonya meninggi.. vagina nya telah menyesuaikan dengan penis Jodi. Karena awalnya juga sudah terserang oleh penis-penis lainnya, karena itu dianya seperti dimainkan oleh libido. Bu Meliana pejamkan mata.. kepalanya membanting ke kiri dan ke kanan. Tangannya mengepal… dan tanpa diakui kakinya usaha merengkuh paha Jodi yang kurus itu.

Pelan-pelan yang lain mulai melepas pegangan bu Meliana.. sekalian melihat dengan gairah. Pak Sawan yang telah nikmati terlebih dahulu, sekarang terangsang kembali.

Tournament Pencuri Jackpot Wajib4D

Penisnya dikeluarkan dari celana dan memulai mengocak, begitupun Rico dan pak Beben. Ke-2 tangan bu Meliana mencengkeram kasur lantai itu dengan 2 tangan.. kepalanya terus geleng-geleng ke kiri dan ke kanan.. pergumulan luar biasa di antara otak dan gairah dalam dianya. Jodi terus berteriak seperti orang edan rasakan nikmat.

Sementara pak Beben buka ikatan mulut bu Meliana selanjutnya arahkan penisnya pada mulut cantik bos nya. Menggesekkan di bibir sensual itu sekalian mendesah.. “mari issep donk bu.. sshhh”.. penisnya mengeras keluarkan cairan bening. Bu Meliana mengalihkan muka ke kiri, tetapi di samping kiri, ada penis Rico sedang menanti tepat di muka mukanya..

“Ka ka.. kali ian ba.. ji. ingan! Lirih bu Meliana suaranya terputus karena pacuan Jodi.

Mau tak mau pada akhirnya penis Rico yang untung sukses menjebol mulut bu Meliana.. Rico berasa nikmat benar-benar, penisnya masuk di mulut bos cantiknya. Berasa hangat dan sentuhan lidah, gigi. Berasa nikmat.

“Aghh.. nikmat bu.. enakk” desah Rico sekalian pejamkan mata dan meredam kepala bu Meliana agar tidak melepas penis dari mulutnya.

Sesaat selanjutnya pak Sawan meredam Jodi untuk tukar status..

“Tahan Jod.. bentar” sekalian menarik perlahan badan Jodi hingga penisnya lepas dari vagina…

Mereka berpikir sama.. nikmati bu Meliana bertepatan..

pak Beben berseloroh.. “cantiknya share..” sekalian menyengir lebar.

Status pak Beben telentang di kasur lapuk itu, lalu bu meliama dibopong ditelentangkan di atas badan pak Beben.. lalu Jodi masih tetap lakukan status misionaris, di depan bu Meliana, penisnya ditempatkan kembali ke vaginanya… pak Beben yang terhimpit badan montok bu Meliana makin buas. Bokong bu Meliana yang besar dan montok tekan penisnya..

“Aghh.. nikmat sekali pantat lu bos…” sekalian usaha masukkan penis ke lubang dubur bos nya.

Cerita Seks Perkosa Boss Amoy Montok Part4
Cerita Seks Perkosa Boss Amoy Montok Part4
Kunjungi Juga : Pemburu Hadiah & Hasrat Bispak

Belum bu Meliana bernada.. mulutnya kembali disikat oleh penis Rico.. sekalian mencengkeram pipinya supaya masih tetap pada status meng oral penis Rico.

Bu Meliana mulai terbawa dalam buasnya gairah beberapa bawahannya ini. Berbau tidak lezat dan apek di gudang itu mulai kalah oleh gairahnya yang semakin mencapai puncak.

Selang beberapa saat Jodi telah ejakulasi. Ia teriak seperti orang rimba..

“Argghh… hohhh… hohh” matanya membelalak, badannya menegang.. air mani nya deras menyemprotkan lubang vagina bu Meliana.

Sementara pak Beben yang di bawah badan bu Meliana terus memacu.. dan Rico terus menyikat penisnya. Bu Meliana telah terbawa.. nikmati dianya terbenam dalam ejekan dan tercela. Meskipun rasakan sakit pada bagian-bagian badannya, dia coba nikmati.

Jodi sesudah ejakulasi.. tubuhnya terhiyung ke belakang dan jatuh..

“Hahahha… mantaappp Jodiii…” teriak pak Sawan.

Jodi saat itu juga lemas dan berbaring di lantai kekurangan tenaga. Lantas pak Sawan selekasnya menggantikan status Jodi barusan. Penisnya selekasnya dimasukkan pada vagina bu Meliana..

“Bu.. satu kembali nih.. rindu..” sekalian menenggelamkan penisnya ke dalam mulut vagina yang telah basah dan licin itu.. tetapi luar biasanya lubang vagina itu tetap berasa menjepit hangat meskipun tidak sesempit awalnya disetubuhi.

Pak Sawan mendesah menghina “aduhhh… nikmat sekali memek cina” sekalian menyikat penisnya dalam-dalam.

Pak Beben yang ada di bawah badan bu Meliana menciumi leher putih mulus itu. Ke-2 tangannya meremas payudara bu Meliana dari belakang..

sekalian terus ucapkan kalimat kotor yang dibisikkan dekat telinga bu Meliana..

“Enakk kan bu.. kontol kita orang.. sshhh..” sekalian menggoyang badan montok itu di atas dianya.

“Lobang bokong lo nikmat lho bu.. shhh ahh”

Bu Meliana cuma termenung karena mulutnya sarat dengan penis Rico.

Bokong bu Meliana yang besar berasa empuk dan kenyal di pangkal kemaluan pak Beben.

Cerita Seks Perkosa Boss Amoy Montok Part4

Terkadang penis pak Sawan dan pak Beben bersinggungan saat memacu, karena jarak lubang kepuasan yang bersisihan itu. Beny cuma berdiri melihat saja. Dianya menanti gantian sekalian mengocak penisnya. Sekalian menyaksikan Aldo.. menanyakan. “Kok lu gak ngewe sich Do?”..

Aldo masih merekam sekalian merapat Beny…

“Gw sudah pernah setubuhi bu Mel awalnya” sekalian menyengir.

Beny terkaget.. “hah!? Kok dapat? Kapan Do? ” tanyanya nyaris tidak yakin.

Aldo menjawab..” di tempat tinggalnya waktu gw masih kerja-sama orang masang CCTV di tempat tinggalnya”.

Beny masih terbengong… lalu Aldo menyeletuk.. “lu berpikir bagaimana gw dapat masuk kerja di sini?” Sambil ketawa tergelak.

Mendadak Rico berteriak sekalian melafalkanng..

“Ahhh. Anjing.. gw ingin keluar… gw ingin keluar!” Sekalian menjambak rambut bu Meliana.. penisnya dikeluarkan dari mulut bos nya.. dan ditujukan ke mukanya.. selanjutnya air mani Rico menyemprotkan hidung, mata, dahi bu Meliana tidak teratur. “Ahh… anjing! Nikmat bangeett” desah Rico sekalian terus mengocakkan penisnya.

Diikuti selanjutnya pak Beben.. “arghhh… nikmattt sekali sich lu, cina” lirihnya nikmati ejakulasi dalam dubur wanita berkualitas itu.

Bu Meliana cuma pejamkan mata dan mendesah “ughh.. shhhh”.

Rico selanjutnya duduk di tepi ruang, lemas, atur napas. Lantas pak Sawan menarik bu Meliana ke pojok ruang.. seakan sekarang badan bos nya itu saat ini ialah kepunyaannya sepenuhnya.

Pak Sawan menggerakkan bu Meliana ke timbunan kardus di pojok ruang itu.. lantas mulai menusukkan kembali penisnya dari belakang dengan status dogy model. Ke-2 tangannya menggenggam pinggang bu Meliana yang sintal. Payudara kelihatan dari samping terjepit di antara kardus dan badan pemiliknya.. kelihatan kenyal dan menggemaskan. Kadang-kadang pak Sawan menampar bokong besar mulus itu sampai memeras. Bu Meliana cuma mendesah “aghh..!”.

Setiap ditampar, bokong besar itu bergoyang..

Sekalian terus memacu pak Sawan keluarkan kata kasar sekalian mendesah..

“Ahh shhh. Memekk ibu nikmat sekali.. shhhh”

Tournament Pencuri Jackpot Wajib4D

Tangan kanannya raih rambut bu Meliana dan menjambak seperti koboi yang tunggangi kuda dan menarik tali kekang.

bu Meliana yang telah terbawa dalam gairah tabu ini meracau..

“Aghh.. bang.. bangsat ka kalian…” terbata-bata oleh pacuan pak Sawan.

“Senang ka.. kaliannn… mem.. per perkosssa sa saya..”

“Senang bu.. sshhh… ahh.. nikmat sekali sich memekk mu.. sshh.. ahh” balas pak sawan merem terbuka sekalian memacu. Tangan kiri pak Sawan meraba paha putih montok itu sekalian meremas.. tangan kanannya kembali menggenggam pinggangnya yang kecil. Semua wilayah badan bu Meliana disentuh dengan meremas.

Jodi, Rico, dan pak Beny tidak diduga sudah ketiduran di lantai. Karena kecapekan dan mabok.

Sesudah 10 menit.. pak Sawan mulai klimaks, mengambil penis dan menarik lengan bu Meliana supaya kembali tubuh. Memerintahnya jongkok.. bu Meliana tidak sadar mengikuti saja.. Lantas disemprotnya air mani itu ke buah dada bu Meliana.. sekalian memoleskan penisnya di payudara putih mulus itu. Sebentar penis dibalurkan, masih tetap ada 2x semprotan air mani paling akhir membasahi leher dan dada bos nya. “Sshh ahhh… nikmat sekali mekmekk lu bos.. sumpah.. shhh ah”. Desah pak Sawan sekalian mengocakkan penis yang telah ejakulasi.

Waktu itu Aldo tidak berada di ruang. Entahlah ke mana.

Bu Meliana sangat capek.. badannya amburadul tidak karuan.. air mani di wajah, rambut, dada, leher, payudara, lengan.. karena sisa semprotan.

Beny ingin meniduri kembali tetapi cukup jijik sama air mani di badan bu Meliana. Hingga Beny cuma memerintah bu Meliana lakukan oral pada penisnya. Awalannya bu Meliana cukup menampik.. tetapi pada akhirnya dilaksanakan walaupun terlihat mau tak mau. Tempatnya bu Meliana duduk di lantai menyandarkan tembok, dan Beny berdiri didepannya, ke-2 tangannya meredam tembok seperti akan push up.

Cerita Seks Perkosa Boss Amoy Montok Part4

Bu Meliana mulai buka bibirnya lidahnya keluar menjilat ujung kepala penis Beny.. “arghh.. ssshhhhh” Beny berasa hebat rasakan nikmat. Karena bu Meliana kemungkinan berasa horny juga. Mengulum penis Beny secara halus.. bibirnya rapat mengamankan sela dipinggiran sekitar penis.. lalu bergerak mengisap mundur-maju perlahan-lahan.. lidahnya menjilat sisi bawah tangkai penis dalam mulutnya. Kadang-kadang kedengar liur menelan ludah dalam mulut bu Meliana. Ke-2 tangan bu Meliana berpegangan pada paha Beny.

“Ahh.. shhhh.. nikmat bu… shhh.. enakk”. Desah Beny terus-terusan.

Beny menggoyahkan sedikit bokongnya mundur-maju supaya penisnya bermain dengan pergerakan mulut bu Meliana. Tidaklah sampai 7 menit.. Beny berteriak sekalian berbisik. “Sshhh… ingin keluarr bu.. shhhh”. Tangannya menggenggam kepala bu Meliana meredam supaya penisnya masih tetap dalam mulut.. dan air mani Beny banyak keluar dalam mulut bos nya..

“shhh.. agghhh.. shhhh” Beny terus mendesah sepanjang air maninya menyemprotkan. Bu Meliana cukup gelagapan sama air mani Beny yang tetap menyemburkan.

Sesudahnya. Beny mengambil penis perlahan-lahan keluar mulut bu Meliana sampai cairan kental menghampar jarak di antara kepala penis dan bibir imut itu.. seperti keju mozzarella. Lantas Beny berbaring dekat timbunan kardus sekalian atur napas. Pencuri Jackpot

Mereka mabok dan kecapekan, semua tidur di gudang itu bersama. Cuma bu Meliana yang tidak dapat tidur. Mereka tidak peduli pada bu Meliana, karena semua percaya jika bu Meliana tidak bercerita noda nya sendiri.

Pada akhirnya bu Meliana pergi keluar gudang sendirian..

ke arah kamar mandi bersihkan diri dan pulang.

Dianya tidak ada semangat hidup kembali tetapi ada keganjalan..

Ya.. libido nya.

Memunculkan candu dalam hatinya.

TAMAT^^

Leave A Comment

Your email address will not be published.

en_USEnglish